Wahananews-Borneo | PT PLN (Persero) terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan secara optimal.
Melalui implementasi Yantek Optimization yang dicanangkan sejak akhir 2021, PLN terus meningkatkan kinerja petugas pelayanan teknik (Yantek) yang menjadi ujung tombak layanan ke pelanggan.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Sependapat dengan Statement Personel Siaga PLN 24 Jam: “Ini Bukan Pengorbanan Tapi Ini Tanggungjawab Kami”
Menandai implementasi program ini, pada acara Apel Yantek Optimization, unit-unit terkait secara simbolis mengembalikan 10 petugas yang belum memberikan perbaikan performa.
Petugas Yantek kategori bottom performance ini sebelumnya telah dievaluasi oleh masing-masing Regional dan mendapatkan pembinaan, tetapi masih belum menunjukkan peningkatan performa.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan, Yantek Optimization merupakan salah satu terobosan penting dari proses Transformasi PLN.
Baca Juga:
Konsumsi SPKLU Rest Area 130A Cipali Tembus 25 Ribu kWh Saat Mudik Lebaran
Pelayanan teknis, sebagai ujung tombak dari pelayanan PLN, dituntut untuk dapat merespons cepat pengaduan gangguan kelistrikan dan mengerjakannya sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Kita akan dianggap gagal, atau kita dianggap berhasil melayani pelanggan, ada di ujung tombak ini," tegas Darmawan saat memberikan sambutan dalam acara Apel Yantek Optimization di Kantor Pusat PLN, Jumat (1/4/2022).
Yantek Optimization merupakan bagian dari transformasi PLN untuk meningkatkan pelayanan ke pelanggan sesuai dengan pilar Customer Focus.