WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya dengan 10 kasus.
Mereka yang terinfeksi adalah anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.
Baca Juga:
Kemenkes Tegaskan Nakes Berhak Hentikan Pelayanan Jika Terancam, RS Diminta Perketat Keamanan
Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB, jumlah laporan terus bertambah.
Tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.
Sebelumnya, pemeriksaan laboratorium di luar negeri telah dilakukan.
Baca Juga:
BPOM Peringatkan Bahaya Obat Herbal Campuran Bahan Kimia, 12 Produk Ditemukan Beredar
Virus hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut.
Adenovirus terdeteksi pada 74 kasus dil luar negeri yang setelah dilakukan tes molekuler, teridentifikasi sebagai F type 41.
SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus, sedangkan 19 kasus terdeteksi adanya ko-infeksi SARS-CoV-2 dan adenovirus. [Ss]